Cerdas Mencerahkan

Kamis, 12 Juli 2012

Unbraw Kalahkan UGM Diajang PIMNAS 25



Yogyakarta - Kamis (12/7) malam kemarin, Universitas Brawijaya (Unibraw) Malang berhasil mengalahkan Universitas Gadjah Mada (UGM) setelah menjadi juara umum di ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional ke-15 di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Dua kali Pimnas sebelumnya, yaitu 2010 dan 2011, UGM menjadi juara umum. Setelah Unibraw, posisi kedua dalam Pimnas kali ini diraih Institut Pertanian Bogor (IPB) dan posisi ketiga ditempati Institut Teknologi Sepuluh November (ITS). Untuk Perguruan Tinggi Swasta sendiri, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) memperoleh peringkat pertama, dan peringkat ke enam secara nasional. “UAD meraih 2 emas, menempatkannya pada posisi ke-6 dari seluruh peserta atau posisi ke-1 PTS se-Indonesia. Selamat kepada Tim PKM Teknik Elektro (peraih emas), Teknik Informatika (peraih emas) dan PBI UAD. Terima kasih kpd teman-teman yang telah memberikan doa, harapan dan segalanya sehingga dalam PIMNAS tahun ini UAD memperoleh kesuksesan luar biasa,” ujar Muchlas MT, Wakil Rektor III UAD ini.

Menanggapi keberhasilan Unbraw, staf ahli Pembantu Rektor III Universitas Brawijaya, Imam Santoso, mengaku senang atas keberhasilan tersebut. Kerja keras para mahasiswa dalam mempersiapkan diri menghadapi Pimnas, terangnya, berbuah manis. Di Pimnas kali ini, tim Unibraw yang terpilih mengikuti Pimnas sebenarnya hanya berjumlah 24, berada di posisi keempat terbanyak setelah ITS, IPB, dan UGM. Namun, dengan tim yang ada, mereka berhasil memaksimalkannya dengan meraih 6 emas dari presentasi dan 2 emas dari poster. 

Ia mengaku, tahun depan tidak mudah untuk mempertahankan gelar juara umum yang didapat tahun ini karena dinamika dalam Pimnas sangat tinggi. Namun, Unibraw akan selalu berusaha menyiapkan tim yang terbaik. Sebelumnya, Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Agus Subekti dalam sambutannya menyampaikan, semua peserta Pimnas ke-25 adalah pemenang. Hasil pimnas menunjukkan bahwa mahasiswa punya potensi yang luar biasa. 
Ia berharap hasil penelitian bisa  dikembangkan hingga tingkat produksi masa dan disampaikan seluas-luasnya. "Kami pun siap memfasilitasi kalau bisa dipatenkan," pungkasnya (dzar)

Tidak ada komentar: