
Yogyakarta - Kamis (12/7) malam kemarin, Universitas
Brawijaya (Unibraw) Malang berhasil mengalahkan Universitas Gadjah Mada (UGM)
setelah menjadi juara umum di ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional ke-15 di
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Dua kali Pimnas sebelumnya, yaitu
2010 dan 2011, UGM menjadi juara umum. Setelah Unibraw, posisi kedua dalam
Pimnas kali ini diraih Institut Pertanian Bogor (IPB) dan posisi ketiga
ditempati Institut Teknologi Sepuluh November (ITS). Untuk Perguruan Tinggi
Swasta sendiri, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) memperoleh peringkat pertama,
dan peringkat ke enam secara nasional. “UAD meraih 2 emas, menempatkannya pada posisi ke-6 dari
seluruh peserta atau posisi ke-1 PTS se-Indonesia. Selamat kepada Tim PKM
Teknik Elektro (peraih emas), Teknik Informatika (peraih emas) dan PBI UAD.
Terima kasih kpd teman-teman yang telah memberikan doa, harapan dan segalanya
sehingga dalam PIMNAS tahun ini UAD memperoleh kesuksesan luar biasa,” ujar
Muchlas MT, Wakil Rektor III UAD ini.
Menanggapi keberhasilan Unbraw, staf ahli
Pembantu Rektor III Universitas Brawijaya, Imam Santoso, mengaku senang atas
keberhasilan tersebut. Kerja keras para mahasiswa dalam mempersiapkan diri
menghadapi Pimnas, terangnya, berbuah manis. Di Pimnas kali ini, tim
Unibraw yang terpilih mengikuti Pimnas sebenarnya hanya berjumlah 24, berada di
posisi keempat terbanyak setelah ITS, IPB, dan UGM. Namun, dengan tim yang ada,
mereka berhasil memaksimalkannya dengan meraih 6 emas dari presentasi dan 2
emas dari poster.
Ia mengaku, tahun depan tidak mudah
untuk mempertahankan gelar juara umum yang didapat tahun ini karena dinamika
dalam Pimnas sangat tinggi. Namun, Unibraw akan selalu berusaha menyiapkan tim
yang terbaik. Sebelumnya, Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada
Masyarakat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Agus Subekti dalam sambutannya
menyampaikan, semua peserta Pimnas ke-25 adalah pemenang. Hasil pimnas
menunjukkan bahwa mahasiswa punya potensi yang luar biasa.
Ia berharap hasil penelitian bisa
dikembangkan hingga tingkat produksi masa dan disampaikan seluas-luasnya.
"Kami pun siap memfasilitasi kalau bisa dipatenkan," pungkasnya (dzar)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar